Kota wuna Yang Hilang

prednisonenem – Hilangnya sebuah kota pernah terjadi di Indonesia tepatnya di daerah

Sulawesi Tenggara. Kota itu dahulu bernama kota raha. Kota raha merupakan sebuah kota

kecil yang berada di kabupaten muna kepulauan muna. Pualu muna dahulu memiliki

peradaban yang sangat manju pada masa lampau. Kota ini dahulu sangat besar dan

sangat lah jaya. Tapi kini hilang di telan bumi. Kota yang hilang itu bernawa WUNA. Wuna

sendiri memiliki arti bunga. Kota wuna merupakan pusat kerajaan wuna. Kota wuna

terletak di kawasan perbukitan kecamatan tongkuno sekitar 30 km dari kota raha. Kerjaan

muna merupakan salah satu kerjaan yang paling besar di sulawesi saat itu. Kerajaan

muna berdiri pada tahun 1371 hingga terakhir itu pada tahun 1956. Kerjaan muna di

besarkan oleh raja ke delapan pada saat itu yang bernama La Pontoi. Raja yang ke

delapan ini mulai membesarkan kerajaan nya pada masa itu. Saat itu la pontoi membuat

benteng dengan keliling 8073 meter. Dengan ukuran benteng sebesar ini kota wuna bisa

meyandang predikat sebagai benteng terbesar di dunia. di dalam lingkaran benteng itu

berdiri rumah- rumah pejabat dan penduduk yang tinggal di dalam nya. Kota yang hilang ini

sudah di tuliskan oleh penulis dari belanda yang bernama jules couvreur. Beliau menulis

tentang kota ini pada tahun 1935. Saat itu beliau menjabat di Daerah sulawesi tenggara

sebagai Gubernur. Konon masyarakat daerah sana saja tidak ada yang tau dimana letak

benteng kota wuna. Benteng kota wuna yang megah itu masi tertinggal di rimbunnya hutan

belantara di antara semak semak belukar. Benteng ini di bangun oleh raja la pontoi pada

abad ke 16. Benteng di bangun oleh raja sebagai pertahanan dari serangan kelompok

kerajaan sekitar atau pun jika ada serangan dari bajak laut. Namun benar yang sudah di

tuliskan di dalam buku benteng tersebut adalah benteng yang melingkar sejauh 8km. Ini

merupakan sesuatu yang sangat besar sekali pada jaman dahulu. Wajar jika di kabarkan

kota wuna merupaka sebuah peradaban yang sangat maju dan sangat berkembang pada

jaman dahulu. Bagi masyarakat sekitar masi mempercayai jika benteng kota wuna di

bangun dengan kekuatan jin karena benteng ini begitu luas sekali. memang bisa di katakan

ini sangatlah mustahil bisa di bangun pada jaman dahulu mengingat peralatan pada jaman

dahulu masi terbatas. Namun tidak di kota wuna, ini bisa menjadi bukti jika orang pada

jaman dahulu sudah pandai sekali menemukan alat serta bahan yang bisa bertahan

selama ratusan tahun. Pada buku Couvreur juga sudah di tuliskan jika kebudayaan

masyarakat muna sangatlah maju dan berkembang pada jaman itu. Tembok kota wuna

memiliki tinggi 4 meter dan memiliki tebal 3 meter. Bukan hanya rumah penduduk yang

masi bisa kita temui di sana namun rumah raja kota wuna juga masi tertinggal di sana. Di

dalam itu juga terdapat sebuah makam raja yang bernama Raja Sangilatuho. Beliau

adalah raja yang pertama kali memeluk agama islam. Kota wuna di tinggalkan oleh semua

penduduknya karena alasan yang masi menjadi misteri hingga saat ini. Namun di sana

masi tersisa puing puing peninggalan masa lalu. Menurut berita yang di rangkum daripada Pokerclub88 bahwa kota wuna sekarang hanya meninggalkan sebuah misteri tentang

peradabanya yang sangat maju pada jaman dahulu karena kota ini sudah di tinggalkan

sejak lama. Hanya terdengar sedikit kabar jika raja kerajaan kota muna yang

memerintahkan semua penduduknya untuk keluar dari kota muna karena sebuah penyakit

yang menular dan penyakit yang berbahaya. Sehingga kota ini di tinggalkan oleh

penduduknya. Namun kabar tentang mengapa kota ini di tinggalkan oleh penduduknya

masi belum di ketahui secara pasti dan masi menjadi misteri hingga sekarang ini.

Demikian berita ini saya baut semoga bisa bermafaat bagi anda yang

membacanya. terima kasih.