Kehidupan Sulami Si Manusia Kayu

prednisonenem – Menurut informasi yang di lansir daripada Texaspokercc bahwa Sulami seorang wanita yang kini berusia 38 tahun memiliki penyakit langkah yang

bernama ankylosing spondylitis systemic sclerosis. Penyakit ini bisa timbul karena faktor

genetik dan kekurangan nutrisi.Sulami sudah menderita penyakit ini dari dia berusia 12

tahun dan saat itu sulami masi bersekolah. Sulami lahir di desa dukuh selorejo wetan

Rt031, desa mojokerto, kecamatan kedawung,kabupaten sragen, jawa tengah. Sulami

bisa melakukan sedikit aktifitas seperti berjalan kaki namun sulami memerlukan bantuan

tongkat untuk bisa berjalan dan bantuan orang lain. Awal mula sulami menderita penyakit

ini dia mengaku timbul benjolan di leher dan mengakibatkan rasa gatal pada dirinya.

Sulami yang tidak mengetahui akan hal tersebut kemudian mengaruk benjolan tersebut

hingga kondisi tulang sulami sekarang sudah menyatu. Sulami sulit menjalani aktifitas

karena sendi atau tulang sulami semuanya sudah menyatu menjadi satu bagian. Bahkan

hanya untuk sekedar makan saja sulami harus menggunakan garpu yang di ikat dengan

kayu agar menjadi panjang dan bisa sampai ke mulutnya. Untuk minum sulami

membutuhkan sedotan yang di sambungkan panjang hingga ke mulutnya. Sulami kini di

rawat adiknya susilowati. Dahulu ketika nenek sulami masi hidup, Neneknya merawat

sulami setiap hari. Orang tua Sulami yang malu dengan kondisi sulami tidak mengakui

sulami dan tidak mau mengurus Sulami sehingga bisa di katakan jika sulami di telantarkan

oleh orang tua nya semenjak sulami terkena penyakit langkah ini. Sebenarnya sulami masi

dapat berbicara namun suara sulami sangat lah kecil karena kondisi rahang sulami yang

kaku dan hanya bisa berbicara dengan kondisi rahang yang kaku seperti kayu. Sulami

yang menghabiskan waktunya dengan hanya tiduran saja membantu adiknya untuk biaya

hidupnya sendiri dengan membuat kerajinan tangan berupa mote yang di jadikan sebagai

tas atau gantungan kunci. kerajinan tangan karya Sulami di jual dengan harga 7000 untuk

jenis gantungan kunci dan tas seharga 125ribu. untuk satu buah tas sulami membutuhkan

waktu 3 hari sampai dengan 5 hari proses membuatnya. Bahkan berita ini sudah sampai

ke telinga gubernur jawa tengah. Gubernur menargetkan bahwa tahun ini surami

setidaknya sudah bisa duduk. Sulami juga tidak melanjutkan pengobatan karena beliau

tidak merasakan perubahan yang berarti selama menjalani pengobatan. Sulami

mengatakan awal mulanya dia merasakan jari tangannya saja yang kaku, lama kelamaan

menjalar ke seluruh anggota tubuhnya sehingga semua tubuhnya menjadi kaku seperti

kayu. Dokter menyimpulkan jika penyakit yang di derita sulami itu ada pengapuran

daripada sendi dan tulang sehingga penyakit itu membuat semua tulang dan sendirinya

menyatu dan menyebabkan tidak bisa di tekuk atau tidak menjadi flexsibel. Adik sulami

mengaku jika mereka sudah berusaha sebisa mereka untuk kesembuhan sulami. semoga

Sulami bisa cepat mendapatkan kesembuhan dan dapat beraktifitas normal kembali.

Semoga tuhan selalu memberikan tempat yang paling indah kelak nanti. AMIN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *